Agar Investasi Membuahkan Hasil yang Maksimal

Tidak semua orang yang menginvestasikan uang mereka mendapatkan keuntungan setelah mereka menjual kembali aset investasi mereka. Permasalahan ini membuat mereka stres dan frustasi karena gagal mewujudkan impian mereka. Pada umumnya, kegagalan ini disebabkan karena pengambilan keputusan yang terlalu tergesa-gesa (tidak tepat waktu) atau karena aset sudah mengalami penurunan nilai. Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dan ingin investasi Anda membuahkan hasil yang maksimal? Jika iya, ikuti tips di bawah ini:

investasi-uang

Pelajari terlebih dahulu investasi yang ingin dijalani

Apakah Anda ingin menginvestasikan uang Anda pada emas, properti, saham, valuta asing, obligasi, atau komoditi? Apapun pilihan Anda, pastikan bahwa investasi yang ingin dilakukan dipelajari terlebih dahulu secara mendalam. Cek berapa harga beli dan jualnya, apa saja resikonya, cara meningkatkan nilai jualnya seperti apa, dan lain sebagainya. Pastikan bahwa Anda tidak hanya bergantung pada satu sumber informasi saja, melainkan beberapa sumber agar informasi yang didapat valid dan terpercaya. Jika Anda masih merasa bahwa informasi yang didapat kurang banyak, Anda bisa meminta pendapat dan informasi tambahan dari orang-orang terdekat yang sudah pernah melakukan investasi. Selain itu, Anda juga bisa bergabung di grup atau forum seputar investasi untuk memperbanyak referensi.

Bekerjasama dengan pialang profesional

Mengambil keputusan memang hal yang mudah tapi apakah keputusan yang diambil sudah benar? Dalam berinvestasi, salah dalam mengambil keputusan, terutama dalam hal menjual kembali aset investasi akan membuat Anda merugi. Sebagai contoh, jika Anda membeli satu suku emas dengan harga 3 juta rupiah dan kemudian menjualnya kembali di tahun berikutnya tanpa penuh pertimbangan, tentu Anda akan merugi jika ternyata harga emas sedang menyentuh harga 2,8 juta. Oleh sebab itu, Anda butuh bantuan para ahli atau pihak ketiga yang lebih dikenal dengan pialang. Memang tidak semua jenis investasi memerlukan pialang, hanya investasi tertentu saja seperti saham, obligasi, komoditi, forex, dan properti.

Dengan demikian, disarankan untuk bekerjasama dengan pialang agar Anda tahu kapan waktunya untuk membeli atau menjual aset investasi. Oya, memilih pialang atau broker tidak boleh asal-asalan karena Anda akan mengalami kerugian jika Anda bekerjasama dengan pialang gadungan atau tidak profesional. Mereka hanya mengutamakan untuk mendapatkan keuntungan semata.

Tingkatkan nilai jual

Sebagai catatan, tidak semua aset investasi bisa ditingkatkan nilai jualnya secara konvensional atau manual. Itu artinya, nilai aset bertambah karena kondisi perekonomian atau kondisi perusahaan tempat Anda membeli aset tersebut. Pada umumnya, aset investasi yang dimaksud adalah saham, obligasi, forex, komoditi, dan emas. Sedangkan aset investasi yang bisa ditingkatkan nilai jualnya secara konvesional adalah properti. Sebagai contoh, jika pada tahun 2003, Anda membeli sebuah rumah tanpa kolam renang dengan harga 100 juta dan kemudian Anda membangun kolam renang dan taman di halaman rumah, nilai rumah pada tahun 2004, 2005, atau pun tahun selanjutnya akan mengalami kenaikan nilai jual entah itu dua sampai tiga kali lipat atau bahkan lebih. Itulah sebabnya mengapa apabila investor ingin menjual kembali rumahnya dengan alasan bukan karena butuh dana mendadak, tentu mereka akan meningkatkan terlebih dahulu nilai jual rumah agar urmha mereka dihargai mahal. Dalam beberapa kasus tertentu, pemilik rumah bisa saja menjual rumah dengan harga di bawah harga beli apabila pemilik rumah tersandung kasus atau terjerat utang yang mengharuskannya untuk menjual rumah dengan cepat.

Leave a Comment